My fans

15 Nov 2015

Dumbie Dum~

Kembali lagi kutengok mainan masa laluku..
Yah blog, aku hampir lupa bahwa dulu tempat mainku adalah blog..

blog ini yang kuyakini hanya dia yang membacanya atau yah pengunjung non domestik beberapa..
entah dia kasihan karena blogku sangat minim pengunjung atau karena ingin membaca diaryku yang memang mayoritas berisi pengalaman pribadiku..

Dalam episode kali ini, aku, si penulis asli blog ini sudah menginjak semester 1 di sebuah Universitas Jakarta.
Mungkin sebelumnya aku sudah mengepost beberapa posting menyangkut tugasku sebagai mahasiswa baru.

mengingat masa kuliah awal, membuatku menyesali saat dimana aku merutuki libur pra SMA yang terlalu panjang dan membosankan.. seharusnya disaat itu aku memaksimalkan istirahatku, memaksimalkan libur panjangku..

yah apalah dayaku bila semua libur yang mengenyangkan itu sudah berlalu, kini aku harus berkutat pada kuliah dengan tugas-tugasnya dan kesibukan-kesibukannya.
Mungkin karena aku masih dalam lingkaran kenyamanan yang membuatku mudah menyerah atas segala kesibukan yang aku ciptakan sendiri ini~

Salahsatuhal yang membuatku bahagia adalah menyadari bahwa aku masih bisa bertemu sahabatku dalam waktu-waktu yang tidak terlalu lama jaraknya.
Entah mengapa, beratnya kegiatan kampus lebih berat dari saat aku hanya memiliki sebuah jabatan.

Mungkin juga karena aku masih bergantung pada oranglain, maka aku merasa sangat lemah bila menjalani semua sendiri tanpa sahabatku yang biasanya selalu disisi.

sahabatku~

sudah cukup lama saat dia memintaku untuk tidak menganggap ikatan aku dengannya sebagai sahabat. Menurutnya hubungan ini lebih pantas bila disebut teman, pertemanan biasa.
BEUMM... 
yah, hatiku terasa dijatuhi bom yang menyadarkanku, jika aku hanya dianggap teman oleh orang yang ku anggap sahabatku.. berarti dalam ikatan itu, hanya aku yang menikmati sebagai sahabat?
yah.. aku menikmati dalam diriku sendiri.

Menurutku sahabat adalah orang yang bisa menerima diri kita apa adanya, jadi aku menjalani hidupku begitu saja.
Namun aku salah.. banyak poin poin yang belum aku pelajari mengenai bagaimana menjadi sahabat yang baik. dan aku adalah salah satu orang yang tidak memiliki latar belakang berteman yang baik.
Begitu banyak kekuranganku yang membuat orang mendekatiku datang dan pergi.

kini aku harus siap hidup sendiri. Layaknya orang-orang seumuranku.
kembali menutup tiraiku yang sempat kubuka semenjak 6 tahun lalu.



22 Okt 2015

Pahlawan kesehatan dalam metropolitan

Abstrak: Dalam jurnal dipaparkan hasil wawancara dengan seorang pedagang buah potong keliling. Data wawancara meliputi proses awal seorang penjual buah dan asal muasal . Dalam jurnal ini dapat dilihat hubungan antara judul Pahlawan Masa Kini dengan penjual buah keliling yang berletak di sekitar kampus UNJ. Untuk menjadi pedagang yang dagangannya berguna dan baik, masih harus memiliki perjuangan untuk menjunjungnya.

PENDAHULUAN

Pemuda pada era modern sudah mengalami penurunan kualitas kesehatan tubuh. Dimana mereka melakukan berbagai aktivitas yang dipadat-padatkan oleh berbagai kegiatan, kurangnya asupan 4 sehat 5 sempurna yang mengakibatkan penurunan optimalisasi fungsi organ tubuh yang bisa berakibat fatal. Salah satu produk asupan yang sulit atau jarang diangap penting adalah asupan buah. Beruntunglah jika masih banyak bertebaran orang yang menjual jus buah, namun manfaat buah yang paling baik adalah saat mengonsumsinya secara langsung. Maka dalam Jurnal ini dapat di terangkan bahwa eksistensi sosok penjual buah sangat membantu dan dapat dikatakan sebagai pahlawan masa kini, masa dimana orang hanya menginginkan sesuatu secara praktis.

Penjual Buah Keliling
22/10/15 Depan gedung G, Kampu A, UNJ, Jakarta Timur.
Seorang pedagang buah sedang menikmati istirahatnya sambil menanti pembeli datang. Penulis pun menghampirinya untuk tujuan wawancara.
 Pak Wahyu, Seorang pria asal Brebes rela meninggalkan istri dan kedua anaknya untuk menyokong kebutuhan hidup. Saat ini beliau tinggal di daerah kebon singkong yang terletak tidak jauh dari kampus UNJ. Beliau merintis usaha dagang buah potong sejak tahun 1999, dimulai dengan modal 50 perak, mulai menjual buahnya dengan harga 250 perak perbungkus. Saat ini dengan tersajinya buah yang sudah tinggal makan, mengeluarkan 3000 perak tidaklah sulit untuk kebaikan diri sendiri. Karena dalam dagangan beliau terdapat beraneka pilihan buah seperti, mangga, nanas, pepaya, melon, semangka, dan lain-lain yang dapat kita pilih sesuai selera.
Beliau memilih pekerjaan ini karena hanya dengan berdagang buahlah yang dapat ia lakukan agar mendapat pemasukkan yang dirasa cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Jika sehari jualannya dapat habis tanpa sisa, beliau bisa mendapatkan untung kotor 150 ribu. Maka beliau berjualan dari jam 10.30 sampai 17.30 agar dagangannya laku sebelum membusuk. Sayangnya waktu yang tepat untuk menjual buah segar adalah siang-siang di sekitar kampus karena saat itu adalah titik
ramainya, namun satpam selalu mengadakan mengusiran penjual keliling yang berada di sekitar kampus. Perjuangan menjaga kesegaran buah bagi pemuda sangatlah sulit karena mendapat tekanan dari berbagai pihak bersangkutan.

KESIMPULAN

Pahlawan masakini bukan lagi Superman, spiderman, atau petinggi-petinggi negara berdasi dan duduk di kursi dengan dalih diskusi namun hanya menghindari sanksi. Dengan era modern ini semua orang bisa menjadi pahlawan, dalam berbagai bidang dan profesi. Hanya membutuhkan sebuah keuletan diri untuk menyalurkannya. Perdagangan buah pun bisa disebut pahlawan karena hal yang ia lakukan tidak menyulitkan orang lain dan membawa kebaikan pada sesama.

6 Mei 2015

^^ Assalamualaikum





Haiiiii... eferi bodeh ^^


ketemu lagi dengan gw blogger yang paling iye...!!! XD

Sekarang gw alhamdulillah udah nyelesein UN ^^ dengan jujur.
Legaaaaaa...... sekarang nunggu hasil SNMPTN sama latihan SBMPTN ^^
Doain ya dapet yang terbaik.... Aamiin...

Ehm, cipika cipika udah, and naaauuuuuu.....
Kalian tau guys, ada pepatah yang bilang setiap pertemuan pasti ada perpisahankan?

Yeah! that's true!!!!

#Apa si ngomong dewek -_____-''

Berhubung gw anak kelas tiga dan buat kalian anak kelas Tiga dimanapun anda berada, pastinya bakal ngalamin hal itu sebentar lagi,
So? Gw punya satu lagu, yang gak sengaja gw denger dari Girlband yang tadinya gw anggep 'Enggak Banget' berubah seratus tiga persen jadi gw suka banget ^^

Lagu ini sukses bikin gw nyesek and 'hampir' nangis... abis denger lagu itu gw langsung sms Sahabat gw, biar dia denger lagu keren itu.
Sebenernya kalo lo sedikit gak berperasaan lo ga bakal 'ngefek' denger seribu kali juga -_____-"

Coba kalo lo lagi mw meratapi perpisahan lo, tonton lagu ini pas dinyanyiin di Tokyo Dome, nah, gw ngrasain banget sedihnya perpisahan pas ngeliat mereka nangis..

Nah, Disini... khusus buat orang yang 'berhati' lo bisa liat lirik lagunya sekaligus artinya... sekedar mau ngeshare lagu yang keren ^^
Liriknya gw perjelas pake pembeda warna, and putih dasar biar mentereng(?) Check This Out....