My fans

30 Mar 2019

Kelas Sosial

Dua semester lalu, masih ada aroma dari mata kuliah dengan seorang dosen wanita yang kurasa jagoan dalam hal mendidik mahasiswanya.

Konseling multikultural.
Bisa kebayang sedikit gambaran materi dan bahasan di dalam kelas ini?

Untuk beberapa orang, ini bisa disebut "perang pikiran", karena perlu kembali menarik, merobek, mendempul, menyangrai, banyak materi ilmu dan pemahaman yang sebelumnya seseorang miliki.

Pada kelas ini, calon konselor diharapkan untuk memiliki jiwa penerimaan yang besar atas perbedaan dalam segi apapun, termasuk pola pikir masyarakat umum, yang masih belum memiliki patokan benar-salahnya.

Banyak,
Banyak materi yang menarik dibahas disini, teknik mengajar, konsep kelas, konsep tugas, proses dalam kelas menjadi hal menarik untuk di tilik ulang dalam bentuk tulisan macem ni~

Ok, aku tuh mau bahas salah satu materi.
Materi kelas sosial.

Kelas di bagi 2 kelompok sejak awal, pro dan kontra. Tiba-tiba kita membentuk kelas menjadi area berdebat.

Kelasnya terlalu besar menurut saya, kelompok besar mempersulit diskusi kelompok dalam meramu jawaban dan argumen, saya rasa tujuan metode belum tercapai, tapi sangat sukses untuk menghadirkan suasana kelas yang menarik.

Kembali ke materi,
Sebelumnya, dosen mengajak kami saling memberi pendapat tentang dua kata tersebut, "Kelas Sosial"

(Akan dilanjutkan)

Garis

















Jangan memaksakan diri untuk mengenal sesosok saya. Itu akan mencederai, entah waktu, entah hal lain.

Tak perlu mendekat.

Kamu tenang disitu pun,
Sudah sangat menyenangkan.
:)

Siapapun itu, kamu harus tetap sehat dengan lengkungan baikmu itu.. ^^

24 Mar 2019

Sebelum Berhati

Sekarang?
Sekarang masih mempelajari..
Beda sedikit, dulu bahkan tak mengenal keberadaannya..


5 Mar 2019

Gemuruh

Akhir-akhir ini hujan deras lepas pukul 01.00 WIB

Takaran beras tak cukup, merembes.
Sang langit menyapa makhluk bumi,
Mengetuk atap yang tertutup rapat
Memisahkan kehangatan dengan langit yang menggigil

Tak sengaja, amblas
Berjatuhan semua hal nya yang ia pendam
03.00 WIB
Bumi mulai senyap,
Namun getaran langit mulai serakah menyusupi udara malam
Hujan makin deras.

JDER!
Ia terbatuk
Tersedak peluh dan rintikannya yang mulai menghalus
04.15 WIB
Hanya terdengar ia sesenggukan
Bumi mulai mencoba bertanya,
Suara apa?

Gemuruh mulai hilang,
04.30 WIB
Ah, langit tak apa-apa ujar bumi
Makhluk bumi mulai membasuh pertanyaan kosong

Kini, kamu menatap langit
Langit pun,
Ia tak lelah tersenyum.




2 Mar 2019

Mi

Berapa sering ketemu orang seperti mereka?
Seberapa besar diameter luka yang bisa kamu lihat?
Seberapa mampu kamu menyentuh lingkaran pertanyaan mereka?

Berfikir untuk terus membantu, namun kamu tak tahu.

Berat sama dipikul adalah olokan.
Kamu bahkan tak berbahu!

Bebannya lolos saja menghantam bumi.

Mengukir irama lara, kamu bisa apa?
Jangan tertawa,
Kamu belum bisa berguna.

-knit