Lagi lagi kesakitan
Lagi lagi kecemasan
Lagi lagi tentang ingatan
Lagi lagi tentang kesedihan
Lagi lagi tentang kekecewaan
Lagi lagi menghitung kesadaran
Ketika itu tentang kepergian
Yang perlu kulakukan hanya persiapan
Karna waktu terbaik, ketika mengakhiri perjumpaan.
"Ayo hilang saja", ujar seorang kawan
Lalu kemudian bicara tentang kedatangan
Dan ia berbicara juga tentang kesembuhan
Lambat laun semua hanya akan menimbulkan kenangan, dalam ingatan
Ingatan pahit yang dengan waktu engkau coba sembuhkan
Coba coba dan menjadi kosong, karna setiapnya hanya tentang kehampaan
Ia muncul lagi sebagai ingatan, bahwa kehampaan dalam hidup juga sebagai pelengkap, bukan sebagai prioritas kehadiran
Lalu kau tutup paksa dengan penolakan, "Aku tak peduli, hidup memang begini". Ujarmu beserta manisnya senyuman.
Dunianya seketika berhenti, hardik seorang kawan, "Hentikan pertikaian di kepalamu, minum dulu!, emang ga aus apa?"