My fans

17 Mei 2016

Divergent

Baru beberapa minggu lalu aku habiskan waktu senggang sejenak untuk menonton film hasil copy paste dari temanku..

Divergent. itulah judulnya
sebuah film yang tak asing bagi yang tidak mengasingkannya (?)

Film yang tidak mengecewakan, aku melihat banyak pola fikir penulis skenario film yang bisa ku adaptasi menjadi pola hidupku kini di area kampus..

Divergent = berbeda.

Dalam film diceritakan sebuah dunia yang berlangsung dengan terbaginya clan yang dibedakan dengan kepribadian masing masing golongan. Sebut saja Mawar, wanita yang menjadi tokoh utama itu termasuk golongan 'rendah hati, penyabar, suka berbagi' , namun entah mengapa ia tidak puas dengan golongan yang di tempatinya kini..

Akhirnya Uji kepribadian tiba bagi mereka yang berumur sesuai ketentuan pemisahan golongan. Beberapa orang berkepribadian sesuai pola asuh keluarganya.. beberapa yang lain pun ada yang berpindah golongan atas hasil Ujian..
Dan si Mawar, dia teramat bimbang.. karena hasil ujian belum dia dapat dari sang penguji. Satu pesan untuknya adalah, jangan memberitahu siapapun tentang yang terjadi selama proses ujian.

Dan ternyata, dia 'divonis' oleh pengujinya sebagai "Divergent".
Karena perbedaannya dengan yang lain, yaitu mampu melewati semua jenis kepribadian tiap golongan dengan baik dan cepat. Hal yang sangat langka, karena jika golongan Pintar mengetahui, nyawanya seketika bisa melayang begitu saja.

Akhir cerita, ternyata orang golongan 'Divergent' adalah sample yang sebenarnya dibuat untuk memimpin dunia~

Mengapa aku mengangkat Film dengan efek yang sangat baik ini dalam blogku?

Mungkin di semua fakultas mengalaminya.. yaitu menjamurnya jenis ukm dan orma.. semua tumbuh dengan ideologi yang berbeda dan terkadang bersinggungan dengan cara yang beragam..

Beberapa kegiatan seperti bidang penulisan, agama, perjuangan, pengabdian, bahasa. Seperti jumlah faksi dalam film devergent, dan tentunya ada non faksi.. dimana mereka tidak tertarik untuk memiliki kepribadian dari faksi lain.

Mudahnya mungkin jika kau sudah melihat alur cerita dalam film itu..
dimana 'orang divergent' yang cukup jarang kau temui.. terlihat seperti tidak memiliki kepribadian..

Contoh terburuk, itu aku. Dimana aku dengan bodohnya memilih semua faksi karena merasa itu minatku.
Di dalam film, Mawar diceritakan bahwa ia memiliki banyak musuh yang meremehkannya karena tidak menonjol dalam satu bidang.

Dan akhirnya.. seperti akhir cerita, ku harap setidaknya aku menemukan buah manis dari semua itu.. ku harap, meski dalam perjalanannya pun aku tetap begini.. orang yang menyusahkan dan tak berguna.. Semoga.

#EndPov
#semakinterlihatRLCklongomongbanyak~
#Divergent
#CauseImDifferent

8 Mei 2016

Hujan

Rintik hujan di hari yang sepi..
bahkan siulan burung antah berantah pun terdengar jelas.

gemuruh rendah mengiringi sendu irama hujan ini..

yah terasa sepi.. namun masih kulihat beberapa orang berseliweran di sekitar sini. Di kampusku.. yang ternyata begitu magis saat sepi.. dan gerimis menyapu~

Dulu kata "bersama" selalu menemani waktuku..

kini, hari ku menjadi hal yang menuntut agar "terbiasa" sendiri... seperti tugas akhir semester yang wajib kau telan bulat bulat. pahit.. tapi itu termasuk rasa bukan? kau hanya harus menanti rasa yang lain..

Ah hujan.. ^^
aroma air langit dan zat zat tanah berpelukan mengikat halusinasi akan memori terdalam..

Mengingatkan hal termanis atau terburuk.. membuatku merindukan hal itu, apapun itu. Suatu hal di masa lalu..

karenanya, terkadang aku takut untuk membenci sesuatu.. menginginkannya pergi atau menghilang.. karena aku tahu, aku akan merindukan yang lalu~

hujan..
kau membuatku mengenang banyak hal, kau tahu? *.......*
ah yah.. kau hujan, bukan tahu -_-

mungkin lengkap di temani si kelinci yang misterius dan kucing yang manis, dengan secangkir coklat hangat, bersama rintik hujan~

*And POV

cause all of this just my pov. Only ^^

7 Mei 2016

Warning!!!

Yak sesuai judulnya, ini adalah peringatan untuk kalian kalian yang ingin menjaga fikiran tetap normal.

What shall u do?

1. Jangan membaca tulisan saya lebih dari 2 tulisan kebawah
2. Oh i swear. Don't do it.
3. Ganti blog yang ingin kalian baca

Why?

Karena tak semua hal dapat dimaknai dengan penjelasan~ *halah

yaa karena masa lalu saya termasuk akut dalam hal kealayan yang mengerikan.

sekian PERINGATAN dari saya.

#Enjoyyourself

Adab bergaul

Adab bergaul

1. Perhatikan perasaan orang lain dan hormatilah, jangan menghina atau memandang mereka cacat, mencela dan memanggil dengan julukan jelek. (al-
Hujurat : 11).

2. Jagalah dan perhatikan kondisi orang, mengenali karakter dan akhlaq mereka, lalu bergaul dengan mereka, masing- masing dengan sepantasnya dan ahlaq sebaik-baiknya. (Al-Bukhari: 6035, Ahmad:6468, Tirmidzi: 1975, 3421, Muslim: 771)

3. Tempatkan orang lain pada kedudukannya dan masing-masing beri
haknya dan hargailah.

4. Perhatikan,kenalilah keadaan dan
kondisi mereka, dan menanyakan keadaan
mereka dan jagalah rahasianya. (Tirmidzi:
1959, Abu Dawud:4868, Ahmad: 14820,Bukhari: 6289, Muslim: 2482).

5. Tawadhu’lah kepada orang lain dan tidak merasa lebih tinggi atau takabbur dan bersikap angkuh terhadap mereka.
(Muslim: 2865, Abu Dawud: 4895, Ahmad:
8782, Tirmidzi: 2029, Malik 1885, Ad Darimi: 1676, Ibn Majah: 4179.

6. Tersenyumlah ketika bertemu orang lain dengan bermuka manis dan lapang dada.
(Tirmidzi: 1964, 3551, Abu Dawud: 1510,4790, Ahmad: 1998 Ibn majah: 3820).

7. Berbicaralah sesuai dengan kemampuan
akal mereka.

8. Berbaik sangka kepada orang lain dan
tidak memata-matai mereka, jauhi sifat
iri, dengki, hasad, maupun adu domba.
(Bukhori:6058,6065,5052, Muslim: 2526,815, 2559 Ahmad:7296,4905,1166Tirmidzi: 2025, 1935, 1936, Abu Dawud
4872, 4910, Malik:1864, 1682,1684,1885.)

9. Ma’afkan kekeliruan mereka dan tidak mencari-cari kesalahan kesalahannya,
serta menahan rasa benci ter-hadap
mereka. (As Syura: 37,40, Ali Imran: 134)
Tirmi-dzi: 2021, 2029, Ahmad: 15210,7165, Malik: 1885, AbuDawud: 4777, Ibn
Majah: 4186, AdDarimi: 1676.

10. Dengarlah pembicaraan pengaduan keluh kesah mereka dan hindari perdebatan serta berbantah-bantahan.

11. Janganlah menyebut-nyebut pemberian yang telah diberikan kepadanya (al- Baqarah: 262)

12. Jagalah selalu perdamaian meskipun
dengan merekayasa (HR. Tirmidzi: 2509,
1938, Abu Dawud: 4920, 4962, Al-Bukhari:
2692, Muslim: 2692, Ahmad: 17824, 26727,
26962)

^^
semoga bermanfaat..