Terimakasih untukmu, yang menyarankan ku kembali menulis di sini.
Bukan kata-kata yang luar biasa.. cukup sederhana seperti itu.
Sebagai yang menyadari, bahwa menulis bukan karena merasa teramat pandai.. bukan karena merasa isi si pemikir begitu luas.. bukan.
Hanya mencari arah untuk mencoba menyuarakan tanpa terlalu berisik.
Membuang waktu seperti mencari telinga yang cukup baik.. memaksa pemikir lain memahami yang dirumit-rumitkan diri..
Menikmati menjadi wayang ekspresi tanpa suara.. mengapa harus bercerita? Mengapa perlu terjadi lagi? Terus terulang, seperti candaan yang teramat hampa.. lalu tertawa.
Hai, mari bahagia.
Bukan kata-kata yang luar biasa.. cukup sederhana seperti itu.
Sebagai yang menyadari, bahwa menulis bukan karena merasa teramat pandai.. bukan karena merasa isi si pemikir begitu luas.. bukan.
Hanya mencari arah untuk mencoba menyuarakan tanpa terlalu berisik.
Membuang waktu seperti mencari telinga yang cukup baik.. memaksa pemikir lain memahami yang dirumit-rumitkan diri..
Menikmati menjadi wayang ekspresi tanpa suara.. mengapa harus bercerita? Mengapa perlu terjadi lagi? Terus terulang, seperti candaan yang teramat hampa.. lalu tertawa.
Hai, mari bahagia.