My fans

14 Sep 2016

Di dalam Goa

harusnya tetap diam..
harusnya tetap bersembunyi..
harusnya tetap terbungkam..

aku masih lemah.
Seperti percikan air kotor yang mengganggu..
aku masih rapuh.
serapuh batang berkambium dominan..
aku masih buta.
Sebuta cermin yang tetap tertawa saat melihat air mata..

entah langkah yang mana lagi yang memulai..
entah saraf mana lagi yang menggores senyum..
entah mata mana lagi yang harus terjaga dalam kilauan entah..

ku sadari diri ingin sendiri.
menepi di pulau seberang tanpa hunian..
terpekur menatap pasir terlahap ombak
menikmati setiap kasih Yang Kuasa dalam desiran harumnya..
harum angin yang membawa senyap..

namun kembali mata ini berkelahi dengan kenyataan..
ini bukan waktu untuk diam.
bukan waktu untuk terantuk oleh duka.
bukan waktunya untuk ini itu..

Ah.
lelahnya pertengkatan ini..
pertengkaran waktu yang aku pun tak tahu..
Hanya mampu terus bertanya.. dan mencoba menemukan jawaban.

Menanti goa ini terbuka..
goa yang gelam.. dan dingin.

4 komentar:

fiana mengatakan...

Kambium mah bikin kuat

fiana mengatakan...

Kambium mah bikin kuat

Karamel mengatakan...

eehhh trus yg mblenyek2 lemah itu apa yaaa

fiana mengatakan...

Eloe?

Posting Komentar