My fans

1 Feb 2017

Yang Terbendung dengan Kokoh

Biasanya seperti ini memang..
sesak lagi..
pedas rasa nafas didalam dada.
sakit.

Selalu terbayang berendam di air yang banyak untuk sekedar melupakan, ya kutau hanya untuk sejenak.

Tentang sulitnya diri ini melalui pasir hisap dengan tenang. Aku terus meronta.
Menggapai apapun yang ku andai bisa menolongku, memijak apapun yang ku andai bisa menyanggahku.
Tiap hirupan nafas cukup sudah menutupi tiap kerongkongan.

Jatuh.

Entah sampai kapan aku tetap menjadi pengemis kasih, mengharap pertolongan pada yang mampu tersentuh..
Tersadar dengan baik, bahwa kunci termanis adalah menjadi tenang.
Sedang bila tenang.. aku takut.
Aku takut tak kuasa keluar dari pasir yang bergeming ini.
Takut..

Aku sepengecut ini, wahai angkasa..
Sedang legaku hanya mampu kubayangkan, sedang derai ini terasa hangat hanya sekejap dalam bayangan..
Aku tercekat.
Tercekik dalam rasa malu.. takut, tentang masa masa bertemu masing masing sosok berjuta senyum,

Lagi lagi tersadar,
aku tak sekokoh itu..
bahkan selalu kalah untuk melawan yang dicinta~

Masih disini wahai Yang Maha Mengetahui,
aku masih menanti beberapa warna lagi..
Kutahu, entah musibah entah anugrah.. Sang Mahligai penggenggam kisah, dengan apik memberikan yang terbaik~

#MePovEnd

Tidak ada komentar:

Posting Komentar