Assalamualaykum guys ^^
Jadi ini ceritanya pagi, dan adikku sempet ngambek karena gak jadi lari pagi~
Jam 06.15
Hmm maafkan kakamu yang mager ini T.T
Dan kata "iya insya Allah" cukup melukiskan janji untuk lari pagi esok hari.
semoga saja... lagi bersemangat 😅
ok skip.
Jadi pas buka hp dan liat jendela browser, ada satu sisi yang entah siapa yang abis buka..
yang pasti isinya cukup mendiamkanku sejenak.
Sebuah pengertian mengenai ayat yang cukup pendek,
Aku sadari, sering galaunya diriku diakibatkan beberapa hal yang begitu saja aku fikirkan..
Setiap bertemu orang, terkadang yang kufikirkan adalah "tentangnya" dan melupakan "tentangku".
jadi... setiap aku hanya sendiri dan hanya bercakap dengan medsos,
seketika akan terjadi proses, "Berfikir mendalam mengenai diri"
Timbullah galau yang aku sendiri membencinya, dan berakhir.. mengutarakan lewat medsos, bercerita seakan akan didengarkan.
Yap. Terkadang mengabaikan dimana aku menulis dan bercerita..
Hanya ingin.. "menuangkan" apa yang dirasa, agar tak meluap begitu saja.
Namun...
hanya berakhir penyesalan, karna menyadari bahwa itu hanya kepuasan semu.
Aku malah semakin terlihat bodoh.
begitu saja, dan masih sering terulang..
Satu dunia maya yang ku anggap diary semu, adalah kamu.
ya blog-ku.
Hanya tahu satu sahabatku yang membacanya,
selebihnya.. aku tak mengenal siapa yang nantinya akan membacanya.
Karena yang kubutuhkan hanya bercerita.
Bukan segelintir perhatian palsu yang memuakkan.
Karena diperhatikan adalah hal mengerikan disaat saat tertentu.
Bukan "like" maupun "love" otomatis yang sangat menyebalkan.
Karena media sosial benar benar mengerikan..
Karena mampu menjadikan semut kecil mencicit.
so.
Ayat yang baru "mereview" otakku adalah..
Bahwa.. Allah menghadirkan berbagai kemudahan dibalik semua kesulitan..
jadi.
Yang kamu butuhkan hanya bersabar..
lakukan yang baik, kemudian bersabar..
Ini untukmu.
iya kamu.
kamu adalah aku.
#Me End Pov
Jadi ini ceritanya pagi, dan adikku sempet ngambek karena gak jadi lari pagi~
Jam 06.15
Hmm maafkan kakamu yang mager ini T.T
Dan kata "iya insya Allah" cukup melukiskan janji untuk lari pagi esok hari.
semoga saja... lagi bersemangat 😅
ok skip.
Jadi pas buka hp dan liat jendela browser, ada satu sisi yang entah siapa yang abis buka..
yang pasti isinya cukup mendiamkanku sejenak.
Sebuah pengertian mengenai ayat yang cukup pendek,
Aku sadari, sering galaunya diriku diakibatkan beberapa hal yang begitu saja aku fikirkan..
Setiap bertemu orang, terkadang yang kufikirkan adalah "tentangnya" dan melupakan "tentangku".
jadi... setiap aku hanya sendiri dan hanya bercakap dengan medsos,
seketika akan terjadi proses, "Berfikir mendalam mengenai diri"
Timbullah galau yang aku sendiri membencinya, dan berakhir.. mengutarakan lewat medsos, bercerita seakan akan didengarkan.
Yap. Terkadang mengabaikan dimana aku menulis dan bercerita..
Hanya ingin.. "menuangkan" apa yang dirasa, agar tak meluap begitu saja.
Namun...
hanya berakhir penyesalan, karna menyadari bahwa itu hanya kepuasan semu.
Aku malah semakin terlihat bodoh.
begitu saja, dan masih sering terulang..
Satu dunia maya yang ku anggap diary semu, adalah kamu.
ya blog-ku.
Hanya tahu satu sahabatku yang membacanya,
selebihnya.. aku tak mengenal siapa yang nantinya akan membacanya.
Karena yang kubutuhkan hanya bercerita.
Bukan segelintir perhatian palsu yang memuakkan.
Karena diperhatikan adalah hal mengerikan disaat saat tertentu.
Bukan "like" maupun "love" otomatis yang sangat menyebalkan.
Karena media sosial benar benar mengerikan..
Karena mampu menjadikan semut kecil mencicit.
so.
Ayat yang baru "mereview" otakku adalah..
فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
“Karena sesungguhnya
sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”
(QS. Alam Nasyroh: 5)Ayat ini, menampar fikiran kelabuku.
Bahwa.. Allah menghadirkan berbagai kemudahan dibalik semua kesulitan..
jadi.
Yang kamu butuhkan hanya bersabar..
lakukan yang baik, kemudian bersabar..
Ini untukmu.
iya kamu.
kamu adalah aku.
#Me End Pov

Tidak ada komentar:
Posting Komentar