My fans

20 Jul 2016

Wedus Gembel

kamu bilang,
semua akan baik baik saja..
dengan senyum lebarmu dan jemari metalmu...

kamu bilang semua baik saja.
mungkin bagi beberapa makhluk langit, bersabar lebih lama menjadi tak apa.

Namun berbeda dengan sekumpulan mamalia ini..
tak ada lagi waktu untuk bersabar.
Beberapa mamalia itu berlari ke ladang lain.
Berharap kenyang memakan rumput plastik disana, yang didapat dengan mempertaruhkan berbagai kemungkinan.

Lihatlah mamaliamu yang kian pudar ringkikannya..

kamu bilang semua akan baik baik saja..
dengan senyum lebarmu dan pola kotak kotik yang kini mengawang lebih tinggi.
menghadapi yang nyata, bahwa memilih menanak rumput di ladangmu untuk mamalia lain yang berlari keladangmu sambil mencicit.

Mamaliamu kini lapar.
mamaliamu kini haus.
Begitu serak. Serak membuang tangis dan tawa. bercampur menjadi buraian bulu dan jeroan mamaliamu dengan entah.

kamu mamalia yang besar.
dan kamu hanya menjadi bingung, dengan bagaimana kamu harus menjadi.. kan?

kamu bilang semua akan baik baik saja..
namun bagaimana mungkin.
ketika gerakmupun terikat dengan rantai para pemburu.
Kamu.
mamalia yang besar.
seekor domba yang mau saja menjadi wedus.
dan tanpa sadar..
kini kau hanya seekor wedus gembel.

karena wedus gembel bukan lah mamalia..
kamu.
Iya kamu. hanya menjadi bencana yang nyata.

"Janganlah orang-orang mu'min mengambil orang-orang kafir menjadi wali dengan meninggalkan orang-orang mu'min. Barangsiapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa) Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu)."         (QS  ALI IMRAN : 28)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar