Sang Maha,
Kau ciptakan tiap tiap aku dengan
sempurna..
Buih manis dalam kumparan
kehidupan,
Kau dendangkan dalam awal nafas
tunggalku.
Terujarkan, Kau islam.. kau
selamat, hai manis.
Kini umurku telah cemburu dengan
waktu
Lara menggelayut di pelupuk lautan
langit
Menyaksikan aku yang tak tahu malu
Masih tertidur manis, sedikit
menggeliat
Saudaraku mati, beriring detik
lelapku
Sempurna apa makhluk ini Maha-ku?
Bilamana tak pandai sempurnakan
imanku?
Manis hidupku, mengguras habis
beradabnya kalbu.
Aku malu, Maha-ku
Ku tak pantas akan hidupku, Maha-ku
Bahkan nafasku tak kan pandai, bila
orang lain tak sudi melahirkanku
Bahkan langkahku tak kan pandai, bila
manusia lain tak ajarkanku
Lautan langit bersaksi, manusia
lain hidup untuk menghidupiku
Maka hidupku, untuk tiap-tiap
selainku
Aku padaMu, menuju pemuda beradab
di Era Global bisu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar