My fans

5 Feb 2018

Untuk Maha-ku

Sang Maha,
Kau ciptakan tiap tiap aku dengan sempurna..
Buih manis dalam kumparan kehidupan,
Kau dendangkan dalam awal nafas tunggalku.
Terujarkan, Kau islam.. kau selamat, hai manis.

Kini umurku telah cemburu dengan waktu
Lara menggelayut di pelupuk lautan langit
Menyaksikan aku yang tak tahu malu
Masih tertidur manis, sedikit menggeliat
Saudaraku mati, beriring detik lelapku

Sempurna apa makhluk ini Maha-ku?
Bilamana tak pandai sempurnakan imanku?
Manis hidupku, mengguras habis beradabnya kalbu.
Aku malu, Maha-ku
Ku tak pantas akan hidupku, Maha-ku

Bahkan nafasku tak kan pandai, bila orang lain tak sudi melahirkanku
Bahkan langkahku tak kan pandai, bila manusia lain tak ajarkanku
Lautan langit bersaksi, manusia lain hidup untuk menghidupiku
Maka hidupku, untuk tiap-tiap selainku

Aku padaMu, menuju pemuda beradab di Era Global bisu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar